Rabu, 29 Januari 2014

Daur Ulang Sampah



Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi. Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari prosessor komputer, timah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.
Proses daur ulang alumunium dapat menghemat energi dan mengurangi polusi udara jika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.
a. Tujuan  pemanfaatan ulang dan daur ulang  limbah 
Daur ulang dan pemanfaatan ulang  mempunyai beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut:
1)      mengurangi jumlah limbah untuk mengurangi pencemaran,
2)       mengurangi penggunaan bahan baku yang baru,
3)       mengurangi penggunaan energy atau sumber daya alam,
4)       mengurangi polusi,
5)       mengurangi kerusakan lahan,
6)       dan menguangi emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
7)      mendapatkan penghasilan karena dapat dijual kembali
b.      Langkah pemanfaatan ulang
  1. Pemilahan
  2. Pengumpulan
  3. Pemilahan
  4. Pendistribusian

c.      Langkah daur ulang  limbah 
  1. Pemilahan
  2. Pengumpulan
  3. Pemrosesan
  4. Pendistribusian
  5. Pembuatan produk dan penjualan.
d.       Limbah yang dapat di daur ulang dan dimanfaatkan ulang
Jenis-jenis limbah yang dapat dimanfaatkan memlalui proses daur ulang antara lain sebagai berikut:
1)          Limbah Bahan bangunan
2)           Limbah  Baterai
3)          Limbah  Barang Elektronik
4)          Limbah  Logam
5)          Limbah  Kaca
6)          Limbah  Kertas
7)          Limbah Daun Kering
8)          Limbah  Plastik
9)          Aluminium
e.      Limbah yang langsung dapat dimanfaatkan ulang
Sebagian limbah dapat dimanfaatkan kembali secara langsung tanpa melalui proses daur ulang. Limbah ynag dapat dimanfaatkan langsung adalah sebagai berikut:
1)      Ampas tahu.
Ampas tahu dapat digunakan sebagai pakan ternak.Ampas tahu mengandung gizi yang tinggi yang diperlukan untuk petumbuhan dan perkembangan ternak.
2)      Eceng gondok,
Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu banyak.Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan, seperti tas. (Tim Penulis PS, 2009 : 34)
Sumber:
http://pengelolaanlimbah.wordpress.com/category/d-daur-ulang-dan-pemanfaatan-ulang-limbah/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar