Secara garis besar, daur ulang adalah proses
pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru
untuk proses produksi. Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus
menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama,
contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau
busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama.
Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan
proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses
penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur
ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari
prosessor komputer, timah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang
berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.
Proses daur ulang alumunium dapat menghemat energi
dan mengurangi polusi udara jika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari
tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi
juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.
a.
Tujuan pemanfaatan ulang dan daur ulang limbah
Daur
ulang dan pemanfaatan ulang mempunyai beberapa tujuan, antara lain
sebagai berikut:
1)
mengurangi jumlah limbah untuk mengurangi pencemaran,
2)
mengurangi penggunaan bahan baku yang baru,
3)
mengurangi penggunaan energy atau sumber daya alam,
4)
mengurangi polusi,
5)
mengurangi kerusakan lahan,
6)
dan menguangi emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses
pembuatan barang baru.
7)
mendapatkan penghasilan karena dapat dijual kembali
b. Langkah
pemanfaatan ulang
- Pemilahan
- Pengumpulan
- Pemilahan
- Pendistribusian
c.
Langkah daur ulang limbah
- Pemilahan
- Pengumpulan
- Pemrosesan
- Pendistribusian
- Pembuatan produk dan penjualan.
d. Limbah
yang dapat di daur ulang dan dimanfaatkan ulang
Jenis-jenis
limbah yang dapat dimanfaatkan memlalui proses daur ulang antara lain sebagai
berikut:
1)
Limbah Bahan bangunan
2)
Limbah Baterai
3)
Limbah
Barang Elektronik
4)
Limbah
Logam
5)
Limbah
Kaca
6)
Limbah
Kertas
7)
Limbah Daun
Kering
8)
Limbah
Plastik
9)
Aluminium
e. Limbah yang langsung dapat
dimanfaatkan ulang
Sebagian limbah dapat dimanfaatkan kembali secara langsung
tanpa melalui proses daur ulang. Limbah ynag dapat dimanfaatkan langsung adalah
sebagai berikut:
1) Ampas tahu.
Ampas tahu dapat digunakan sebagai pakan ternak.Ampas tahu mengandung gizi
yang tinggi yang diperlukan untuk petumbuhan dan perkembangan ternak.
2) Eceng gondok,
Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu
banyak.Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan, seperti
tas. (Tim Penulis PS, 2009 : 34)
Sumber:
http://pengelolaanlimbah.wordpress.com/category/d-daur-ulang-dan-pemanfaatan-ulang-limbah/