Rabu, 24 Desember 2014

Memajukan dan meningkatkan badan usaha koperasi



USAHA – USAHA YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK MEMAJUKAN KOPERASI
Beberapa Hal yang bisa kita lakukan untuk memajukan Koperasi antara lain :
1. Merekrut anggota yg berkompeten
Saya akan membuat koperasi lebih menarik sehingga tidak kalah dengan badan usaha lainnya. Dimulai dari keanggotaan koperasi itu sendiri, pertama saya akan merekrut anggota yang berkompeten dalam bidangnya. Tidak hanya orang yang sekedar mau menjadi anggota melainkan orang-orang yang memiliki kemampuan dalam pengelolaan dan pengembangan koperasi. Contohnya dengan mencari pemimpin yang dapat memimpin dengan baik, kemudian pengelolaan dipegang oleh orang yang berkompeten dalam bidangnya masing-masing. Serta perlu dibuat pelatihan bagi pengurus koperasi yang belum berpengalaman.

2. Meningkatkan daya jual koperasi dan melakukan sarana promosi
Untuk meningkatkan daya jual koperasi, yang akan saya lakukan adalah membuat koperasi lebih bagus lagi. Membuat koperasi agar terlihat menarik supaya masyarakat tertarik ntuk membeli di koperasi mungkin dengan cara mengecat dinding koperasi dengan warna-warna yang indah, menyediakan AC,  ruangan tertata dengan rapi dan menyediakan pelayanan yang baik sehingga masyarakat puas. Dan tidak hanya itu, koperasi pun memerlukan sarana promosi untuk mengekspose kegiatan usahanya agar dapat diketahui oleh masyarakat umum seperti badan usaha lainnya salah satu caranya dengan menyebarkan brosur dan membuat spanduk agar masyarakat mengetahuinya. Dengan cara ini diharapkan dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya di koperasi.
3.Merubah kebijakan pelembagaan koperasi
Dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat kebijakan pelembagaan koperasi dilakukan degan pola penitipan, yaitu dengan menitipkan koperasi pada dua kekuatan ekonomi lainnya. Oleh sebab itu saya akan merubah kebijakan tersebut agar koperasi dapat tumbuh secara normal layaknya sebuah organisasi ekonomi yang kreatif, mandiri, dan independen. 
4.Menerapkan sistem GCG
Koperasi perlu mencontoh implementasi good corporate governance(GCG) yang telah diterapkan pada perusahaan-perusahaan yang berbadan hukum perseroan. Implementasi GCG dalam beberapa hal dapat diimplementasikan pada koperasi. Untuk itu, regulator, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM perlu memperkenalkan secara maksimal suatu konsep good cooperative governance (disingkat juga dengan GCG) atau tatakelola koperasi yang baik.

Perkembangan koperasi di Indonesia semakin lama semakin menunjukkan perkembangan menggembirakan. Sebagai salah satu pilar penopang perekonomian Indonesia, keberadaan koperasi sangat kuat dan mendapat tempat tersendiri di kalangan pengguna jasanya. Koperasi telah membuktikan bahwa dirinya mampu bertahan di tengah gempuran badai krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia. Keberadaan koperasi semakin diperkuat pula dengan dibentuknya Kementerian Negara Koperasi dan UKM yang salah satu tugasnya adalah mengembangkan koperasi menjadi lebih berdaya guna. Koperasi sangat diharapkan menjadi soko guru perekonomian yang sejajar dengan perusahaan-perusahaan dalam mengembangkan perekonomian rakyat.

Analogi sederhana yang dikembangkan adalah jika koperasi lebih berdaya, maka kegiatan produksi dan konsumsi yang jika dikerjakan sendiri-sendiri tidak akan berhasil, maka melalui koperasi yang telah mendapatkan mandat dari anggota-anggotanya hal tersebut dapat dilakukan dengan lebih berhasil. Dengan kata lain, kepentingan ekonomi rakyat, terutama kelompok masyarakat yang berada pada aras ekonomi kelas bawah (misalnya petani, nelayan, pedagang kaki lima) akan relatif lebih mudah diperjuangkan kepentingan ekonominya melalui wadah koperasi. Inilah sesungguhnya yang menjadi latar belakang pentingnya pemberdayaan koperasi.

Namun demikian, kenyataan membuktikan bahwa koperasi baru manis dikonsep tetapi sangat pahit perjuangannya di lapangan. Semakin banyak koperasi yang tumbuh semakin banyak pula yang tidak aktif. Bahkan ada koperasi yang memiliki badan hukum namun tidak eksis sama sekali. Hal ini sangat disayangkan karena penggerakan potensi perekonomian pada level terbawah berawal dan diayomi melalui koperasi. Oleh karena itu, koperasi tidak mungkin tumbuh dan berkembang dengan berpegang pada tata kelola yang tradisonal dan tidak berorientasi pada pemuasan keperluan dan keinginan konsumen. Koperasi perlu diarahkan pada prinsip pengelolaan secara modern dan aplikatif terhadap perkembangan zaman yang semakin maju dan tantangan yang semakin global.

Koperasi perlu mencontoh implementasi good corporate governance(GCG) yang telah diterapkan pada perusahaan-perusahaan yang berbadan hukum perseroan. Implementasi GCG dalam beberapa hal dapat diimplementasikan pada koperasi. Untuk itu, regulator, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM perlu memperkenalkan secara maksimal suatu konsep good cooperative governance (disingkat juga dengan GCG) atau tatakelola koperasi yang baik.

Konsep GCG sektor koperasi perlu dimodifikasi sedemikian rupa untuk menjawab tantangan pengelolaan koperasi yang semakin kompleks. Implementasi GCG perlu diarahkan untuk membangun kultur dan kesadaran pihak-pihak dalam koperasi untuk senantiasa menyadari misi dan tanggung jawab sosialnya yaitu mensejahterakan anggotanya.
Dalam mengimplementasikan GCG, koperasi Indonesia perlu memastikan beberapa langkah strategis yang memadai dalam implementasi GCG. Pertama, koperasi perlu memastikan bahwa tujuan pendirian koperasi benar-benar untuk mensejahterakan anggotanya. Pembangunan kesadaran akan tujuan perlu dijabarkan dalam visi,misi dan program kerja yang sesuai. Pembangunan kesadaran akan mencapai tujuan merupakan modal penting bagi pengelolaan koperasi secara profesional, amanah, dan akuntabel.
5.Memperbaiki koperasi secara menyeluruh
Kementerian Koperasi dan UKM perlu menyiapkan blue print pengelolaan koperasi secara efektif. Blue print koperasi ini nantinya diharapkan akan menjadi panduan bagi seluruh koperasi Indonesia dalam menjalankan kegiatan operasinya secara profesional, efektif dan efisien. Selain itu diperlukan upaya serius untuk mendiseminasikan dan mensosialisasikan GCG koperasi dalam format gerakan nasional berkoperasi secara berkesinambungan kepada warga masyarakat, baik melalui media pendidikan, media massa, maupun media yang lainnya yang diharapkan akan semakin memajukan perkoperasian Indonesia.
6. Membenahi kondisi internal koperasi
Praktik-praktik operasional yang tidak tidak efisien, mengandung kelemahan perlu dibenahi. Dominasi pengurus yang berlebihan dan tidak sesuai dengan proporsinya perlu dibatasi dengan adanya peraturan yang menutup celah penyimpangan koperasi. Penyimpangan-penyimpangan yang rawan dilakukan adalah pemanfaatan kepentingan koperasi untuk kepentingan pribadi, penyimpangan pengelolaan dana, maupun praktik-praktik KKN.
7. Penggunaan kriteria identitas
 Penggunaan prinsip identitas untuk mengidentifikasi koperasi adalah suatu hal yang agak baru, dengan demikian banyak koperasiwan yang belum mengenalnya dan masih saja berpaut pada pendekatan-pendekatan esensialis maupun hukum yang lebih dahulu, yang membuatnya sulit atau bahkan tidak mungkin untuk membedakan suatu koperasi dari unit-unit  usaha lainnya seperti kemitraan, perusahaan saham atau di Indonesia dikenal dengan Perseroan Terbatas (PT). Dengan menggunakan kriteria identitas, kita akan mampu memadukan pandangan-pandangan baru dan perkembangan-perkembangan muktahir dalam teori perusahaan ke dalam ilmu koperasi. 
8. Menghimpun kekuatan ekonomi dan kekuatan politis
Kebijaksanaan ekonomi makro cenderung tetap memberikan kesempatan lebih luas kepada usaha skala besar. Paradigma yang masih digunakan hingga saat ini menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh usaha skala besar dengan asumsi bahwa usaha tersebut akan menciptakan efek menetes ke bawah. Namun yang dihasilkan bukanlah kesejahteraan rakyat banyak melainkan keserakahan yang melahirkan kesenjangan. Dalam pembangunan, pertumbuhan memang perlu, tetapi pencapaian pertumbuhan ini hendaknya melalui pemerataan yang berkeadilan.

Pada saat ini, belum tampak adanya reformasi di bidang ekonomi lebih-lebih disektor moneter, bahkan kecenderungan yang ada adalah membangun kembali usaha konglomerat yang hancur dengan cara mengkonsentrasikan asset pada permodalan melalui program rekapitalisasi perbankan.

Dalam menghadapi situasi seperti ini, alternatif terbaik bagi usaha kecil termasuk koperasi adalah menghimpun kekuatan sendiri baik kekuatan ekonomi maupun kekuatan polotis untuk memperkuat posisi tawar dalam penentuan kebijakan perekonomian nasional. Ini bukanlah kondisi yang mustahil diwujudkan, sebab usaha kecil termasuk koperasi jumlahnya sangat banyak dan tersebar di seluruh wilayah nusantara sehingga jika disatukan akan membentuk kekuatan yang cukup besar.

Dengan ini diharapkan dapat memajukan koperasi sebagai salah satu sektor perekonomian di Indonesia. Juga diharapkan koperasi dapat bersaing di perekonomian dunia. Saya sangat mengharapkan agar koperasi di Indonesia dapat terus maju dan berkembang karena koperasi adalah salah satu badan usaha yang menyediakan fasilitas untuk masyarakat kecil dan menengah. Semoga dengan ini dapat membangun koperasi yang lebih baik lagi.

sumber: http://liyapoet.wordpress.com/2014/01/24/usaha-usaha-untuk-mengembangkan-koperasi/
              

Manajemen Badan Usaha Koperasi



Koperasi sebagai lembaga ekonomi yang dibentuk dari, oleh dan untuk anggota diharapkan dapat memberikan peluang pengembangan usaha para anggota pada khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya didalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial, sebagaimana dimaksud pasal 4 Undang-Undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, bahwa fungsi dan peran koperasi adalah:
- Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.

- Berperan serta aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

- Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian dengan koperasi sebagai sokogurunya.

- Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Koperasi sebagai organisasi ekonomi yang bersifat distinct (memiliki ciri yang khas), dengan {{corporate philosophy, corporate culture}} praktek bisnis koperasi harus dapat mempresentasikan nilai-nilai yang mampu untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pasar yang kompetitif.

Nilai yang melekat pada organisasi dan manajemen koperasi adalah kemampuan untuk menolong diri sendiri, pengelolaan secara demokratis, berkeadilan dan solidaritas, dengan nilai-nilai tersebut mengisyaratkan bahwa koperasi sebagai organisasi yang berkemampuan untuk menolong diri sendiri (selfhelp organization) harus memiliki tujuan ekonomi yang jelas dan manajemen kebersamaan (Joint management)yang profesional, sehingga koperasi dapat menempatkan fungsi dan perannya sebagai lembaga ekonomi yang strategis dalam menumbuhkembangkan potensi ekonomi rakyat, karena koperasi adalah badan usaha yang berkaitan dengan kehidupan dan perekonomian dari sebagian besar rakyat yang tersebar diseluruh daerah, kota dan desa di Indonesia yang meliputi hampir seluruh jenis lapangan usaha yang ada.

Koperasi sebagai salah satu tiang penyangga perekonomian nasional selain Badan Usaha Milik Negara (BUMN/D). Maka koperasi sebagai badan usaha dan sekaligus lembaga ekonomi yang mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang memiliki nilai jati diri yang berbeda dengan organisasi ekonomi lainnya, maka koperasi diharapkan juga mmapu berperan aktif sebagai lembaga yang dapat melaksanakan fungsi-fungsi sosialnya.

Untuk itu koperasi sebagai lembaga ekonomi yang bergerak dibidang sektor riil dan informasi dituntut dapat berkiprah didalam aneka usaha bisnisnya secara profesional dalam bingkai yang rasional sehingga koperasi diharapkan tetap eksis, karena kehadirannya sangat memberi arti bagi anggota dan masyarakat umum disekitarnya karena tumbuh dan berakar pada masyarakat.

Tujuan utama koperasi berfokus pada peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat, hal ini jelas terlihat pada pasal 3 Undang-Undang nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, menyebutkan bahwa koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Tidak terlepas dari azas ekonomi, dimana koperasi dituntut selain sebagai lembaga usaha yang harus mencari keuntungan sebagaimana lembaga usaha lainnya, maka koperasi sebagaimana jati dirinya juga harus mengedepankan. Untuk itu koperasi harus mampu memainkan perannya sebagai lembaga ekonomi yang sekaligus sebagai lembaga sosial baik dikalangan organisasinya maupun terhadap lingkungan masyarakat sekitarnya, dengan menjadikan koperasi sebagai lembaga yang mempunyai peran multi fungsi pelayanan dalam rangka peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat turut dalam membangun tatanan perekonomian nasional.

Sebagaimana organisasi ekonomi yang dibentuk dari, oleh dan para anggotanya, maka organisasi koperasi harus mampu mempresentasikan aktivitas ekonomi kepentingan para anggotanya. Dilain hal koperasi harus dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat. Koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga usaha anggotanya, akan tetapi lebih dari itu koperasi harus dapat menjadi wadah dalam melaksanakan fungsi sosialnya.

Untuk dapat menumbuhkembangkan koperasi sebagai lembaga ekonomi sebagaimana lembaga ekonomi dan lembaga keuangan lain yang berorientasi pada profit motif namun tetap berwatak sosial, maka pembinaan dan pemberdayaan koperasi tidak ada cara lain, yaitu dengan upaya peningkatan pelayanan koperasi, sehingga koperasi benar-benar dapat berperan sebagaimana tujuannya didalam peningkatan kesejahteraan ekonomi anggota dan masyarakat dalam kerangka tatanan ekonomi kerakyatan.

Di Kalimantan Selatan menurut sumber Dinas Koperasi dan UKM data tahun 2008 terdapat sebanyak 2.134 unit koperasi yang didukung oleh anggota 2.99.269 orang, dengan modal sendiri kurang lebih 178.179.000.000 rupiah, dan modal luar 332.842.000.000 rupiah dan dengan tinmgkat volume usaha sebesar 587.489.000.000 rupiah, tentunya ini memiliki potensi yang sangat besar dalam turut serta mendukung dan berperan dalam pengembangan dan pembangunan ekonomi di Kalimantan Selatan.

Hal yang menjadi kendala utama dalam menjadikan koperasi sebagai lembaga multi fungsi adalah masalah partisipasi (dukungan) anggota dan citra masyarakat didalam memajukan koperasi, sehingga berakibat kurangnya kinerja koperasi sebagai badan usaha yang berazaskan gotong royong dengan mengedepankan unsur sosial. Untuk alasan inilah, maka unsur partisipasi dan pengambilan citra koperasi merupakan uji konparatif, yaitu suatu koperasi mungkin saja sukses dalam persaingan usaha, namun memberikan kinerja pelayanan yang rendah bagi anggotanya dan bahkan tidak mempunyai unsur sosial bagi anggota masyarakat sekitar.

Dengan pertumbuhan koperasi yang berkualitas maka diyakini koperasi akan mampu menopang pertumbuhan perekonomian daerah, nasional ditengah arus putaran perekonomian global dan juga mampu menciptakan daya saing tinggi melalui produk dan jasa yang dihasilkan, walaupun kebutuhan sarana kerja yang efektif dan efesien serta system jaringan melalui komputerisasi mutlak diperlukan untuk mendukung menciptakan daya saing koperasi baik ditingkat daerah maupun tingkat nasional.

 
Pengertian Manajemen dan Koperasi Perangkat Koperasi
  • Definisi Paul Hurbert Casselman dalam bukunya berjudul " The Cooperative Movement and some of its Problems" yang mengatakan bahwa : "Cooperation is an economic system with social content"/
  • Artinya koperasi harus bekerja menurut prinsip-prinsip ekonomi dengan melandaskan pada azas-azas koperasi yang mengandung unsur-unsur sosial di dalamnya. 
  • Unsur sosial yang terkandung dalam prinsip koperasi lebih menekankan kepada hubungan antar anggota, hubungan anggota dengan pengurus, tentang hak suara,cara pembagian dari sisa hasil usaha dan sebagainya seperti yang dapat kita lihat dalam :
  1. Kesamaan derajat yang diwujudkan dalam "one man one vote" dan "no voting by proxy"
  2. Kesukarelaan dalam keanggotaan
  3. Menolong diri sendiri(self help)
  4. Persaudaraan kekeluargaan (fraternity and unity)                
  5. Demokrasi yang terlihat dan diwujudkan dalam cara pengelolaan dan pengawasan yang dilakukan oleh anggota
  6. Pembagian sisa hasil usaha proporsional dengan jasa-jasanya
  • Definisi Manajemen menurut Stoner adalah suatu proses perencanaan, pengoraganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
  • Menurut Prof.Ewell Paul Roy, Ph.D mengatakan bahwa manajemen koperasi melibatkanb 4 unsur (perangkat ) yaitu :
  1. Anggota
  2. Pengurus
  3. Manajer
  4. Karyawan merupakan penghubung antara manajemen dan anggota pelanggan
  • Sedangkan menurut UU No. 25/1992 yang termasuk Perangkat Organisasi Koperasi adalah :
  1. Rapat Anggota
  2. Pengurus
  3. Pengawas
Rapat Anggota
  • Koperasi merupakan kumpulan orang atau badan hukum koperasi
  • Koperasi dimiliki oleh anggota, dijalankan oleh anggota dan bekerja untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat
  • Rapat anggota adalah tempat dimana suara-suara anggota berkumpul dan hanya diadakan pada waktu-waktu tertentu.
  • Setiap anggota koperasi mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Seorang anggota berhak menghadiri rapat anggota dan memberikan suara dalam rapat anggota serta mengemukakan pendapat dan saran kepada pengurus baik di luar maupun di dalam rapat anggota. Anggota juga harus ikiut serta mengadakan pengawasan atas jalannya organisasi dan usaha koperasi.
 Anggota secara keseluruhan menjalankan manajemen dalam suatu rapat anggota dengan menetapkan :
  • Anggaran dasar 
  • Kebijaksanaan umum serta pelaksanaan keputusan koperasi
  • Pemilihan pengangkatan /pemberhentian pengurus dan pengawas
  • Rencana kerja, pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya
  • Pembagian SHu
  • Penggabungan ,peleburan, oembagian,dan pembubaran kopersi.
Pengurus Koperasi
  • Pengurus Koperasi adalah orang-orang yang bekerja di garis depan,mereka adalah otak dari gerakan koperasi dan merupakan salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya suatu koperasi
  • Tugas dan kewajiban pengurus koperasi adalah memimpin organisasi dan usaha koperasi serta mewakilinya di muka dan di luar pengadilan sesuai dengan keputusan-keputusan rapat anggota.
Menurut Leon Garayon dan paul O.Mohn dalam bukunya "The Board of Directions of Cooperatives' fungsi pengurus adalah :
  • Pusat pengambil keputusan tertinggi
  • Pemberian nasihat
  • Pengawas atau orang yang dapat dipercaya 
  • Penjaga berkesinmabungan organisasi
  • Simbol 
Pengawas
  •  Tugas Pengawas adalah melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi, termasuk organisasi ,usaha-usaha, dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, serta membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan.
  • Pengawas bertindak sebagai orang-orang keprcayaan anggota dalam menjaga harta kekayaan anggota dalam koperasi
  • Syarat-syarat menjadi pengawas,yaitu :
  1. mempunyai kemampuan berusaha
  2. mempunyai sifat sebagai pemimpin,yang disegani anggota koperasi dan msyarakat sekelilingnya. Dihargai pendapatnya, diperhatikan saran-sarannya dan indahkan nasihatnya-nasihatnya
  3. Seorang anggota pengawas harus berani menegemukakan pendapatnya
  4. Rajin bekerja, semangat dan lincah
  5. Pengurus mempunyai tugas penting yaitu memimpin organisasi sebagai keseluruhan
  6. Tugas manajer tidak dapat dilaksanakan sebagai tugas sambilan tapi harus dilaksanakan dengan penuh ketekunan.
Manajer
  • Peranan manajer adalah membuatb rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan wewenangnya, mengelola sumberdaya secara efisien, memberikan perintah,bertindak sebagai pemimpin dan mampu melaksanakan kerjasama dengan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi(to get things done by working with and through people)
Pendekatan Sistem pada Koperasi
  • Menurut Draheim koperasi mempunyai sifat ganda,yaitu :
  1. Organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat sosial(pendekatan sosiologi)
  2. Perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi pasar(pendekatan neo klasik).
Interprestasi dari Koperasi sebagai Sistem
  • Kompleksitas dari perusahaan koperasi adalah suatu sistem yang terdiri dari orang-orang dan alat-alat teknik. Sistem ini dinamakan sebagai Socio Technological system yang selanjutnya terjadi hubungan dengan lingkunagn sehingga dapat dianggap sebagai sistem terbuka, sistem ini ditujukan pada target dan dihadapkan dengan kelangkaan sumber-sumber yang digunakan. 
Cooperative Combine
  • Adalah sistem sosio teknis pada substansinya,sistem terbuka pada lingkungannya,sistem dasar target pada tugasnya dan sistem ekonomi pada penggunaan sumber-sumber.
  • Semua pelaksanaan dalam keseluruhan kompleks dan pengarruh eksternal, dipengaruhi oleh hubungan sistem,demikian juga dilihat dari sudut pandang ekonomi, tidak cukup hanya melaksanakan koperasi secara ekonomis saja, tetapi juga berhubungan dengan hubungan antar manusia dalam kelompok koperasi dan antara anggota tetapi juga berhubungan dengan hubungan antar manusia dalam kelompok koperasi dan antara anggota dengan manajemen perusahaan koperasi dalam lapangan lain. Contoh : Cooperative Interprise Combine: Koperasi penyediaan alat pertanian,serba usaha dan industri.
Tugas Usaha pada Sistem Komunikasi (BCS)
  • The Businnes Function Communication System (BCS) adalah sistem hubungan anatara unit-unit usaha anggota dengan koperasi yang berhubungan dengan pelakasanaan dari perusahaan koperasi untuk unit usaha anggota mengenai beberapa tugas perusahaan.
Sistem Komunikasi antar Anggota The Interpersonal Communication System ( ICS )
  • ICS adalah hubungan antara orang-orang yang berperan aktif dalam unit usaha anggota dengan koperasi yang berjalan
  • ICS meliputi pembentukan / terjadi sistem target dalam koperasi gabungan
Sistem Informasi Manajemen Anggota
  • Koordinasi dari suatu sistem yang ada melicinkan jalannya Cooperative Combine(CC), koordinasi yang terjadi selalu lewat informasi dan dengan sendirinya membutuhkan informasi yang baik. 
  • Manajemen memberikan informasi pada anggota, informasi yang khusus untuk penganalisaan hubungan organisasi dan pemecahan persoalan seoptimal mungkin.
Dimensi Struktural Cooperative Combine(CC)
  • Konfigurasi ekonomi dari individu membentuk dasar untuk pengembangan lebih lanjut.
  • Sifat-sifat dari anggota --> sifat dari orang atau anggota organisasi serta sudut pandang anggota
  • Intensitas Kerjasama --> semakin banyak anggota semakin tinggi intensitas kerjasama atau tugas manajemen.
  • Distribusi kemampuan dalam menentukan target dan pengambilan keputusan
  • Formalisasi kerjasama,fleksibilitas kerjasama dalam jangka panjang dan dapat menerima dan menyesuaikan perubahan 
  • Stabilitas kerjasama
  • Tingkat stabilitas dalam CC ditentukan oleh sifat anggota dalam soal motivasi,kebutuhan bergabung dan lain-lain
 SUMBER : http://cardaahutabarat.blogspot.com/2012/11/tugas-ekonomi-koperasi.html
                    http://ahessundance.blogspot.com/2012/11/koperasi-sebagai-badan-usaha.html
                   http://melianaindahsuariymail.blogspot.com/2013/01/management-badan-usaha-ekonomi-koperasi.html 

Rabu, 29 Januari 2014

Cookies Kopi


Bahan:
110 gula halus
150 gr mentega
2 sendok teh kopi instan, larutkan dengan 2 sdm air panas
1/4 sendok teh vanili
1/3 sendok teh garam
50 gr kacang mede goreng, tumbuk halus
50 gr kacang mede utuh, belah jadi 2 untuk hiasan
Ayak jadi satu:
225 gr tepung terigu
1/2 sendok teh baking soda

Cara membuat:
- Kocok gula halus, mentega, kopi, vanili, dan garam sampai rata (pake tangan aja, ga usah pake mixer)
- Masukkan campuran terigu dan baking soda.
- Masukkan kacang mede yang udah ditumbuk halus.
- Cetak adonan menjadi bulatan sebesar kurang lebih 2 cm, hiasi dengan kacang mede yang dibelah jadi 2
- Panggang dalam oven bersuhu 160 derajat Celcius selama kurang lebih 15 menit.

sumber:
 http://gampangdipraktekin.blogspot.com/

Sajian Masakan Yang Mudah Dibuat Oleh Pemula

Add caption

            Untuk para couples yang ingin menunjukkan rasa kasih sayang kepada pasangan dalam bentuk masakan, namun masih merasa pemula dan masih agak takut untuk memasak, jangan takut!

            Beberapa jenis makanan dan sajian pencuci mulut yang pembuatannya tidak terlalu sulit dan mudah dibuat oleh siapa saja, walau baru belajar memasak. Beberapa diantaranya adalah:


  • nasi goreng
    beruntung sekarang sudah banyak yang menjual sambal masak instant, untuk seporsi nasi goreng cukup menggunakan satu sendok makan sambal masak instant. Jangan lupa berikan tambahan seperti potongan daging, irisan telur dan lainnya

  • sayur capcay
    sebenarnya memasak masakan ini tidaklah sulit, anda cukup menyiapkan sayur mayur yang akan digunakan, dan setelah sayuran tadi sudah hampir matang, masukkan campuran satu sendok tepung tapioka dicampur air dingin sebanyak sepertiga gelas

  • martabak telor mini
    gunakan komposisi isi martabak yang mudah seperti potongan daging, nugget, daun bawang dan sebagainya

  • Ayam goreng kecap
    makanan yang lezat ini sebenarnya sangat mudah untuk dibuat, potongan-potongan ayam yang sudah digoreng, cukup anda tumis dengan campuran kecap serta irisan bawang merah, bawang putih serta cabai

  • Puding/agar-agar
    menyiapkan agar-agar maupun puding untuk sajian pencuci mulut sangatlah mudah, apalagi sekarang ini banyak dijual serbuk instant untuk membuat puding maupun agar-agar

  • Salad buah/rujak
    apabila pasangan anda penggemar buah, menyajikan salad buah ataupun rujak tentu akan membuat pasangan semakin sayang kepada anda

  • Banana split
    sajian ini sangat cocok disajikan disaat cuaca terasa panas dan terik. Tahap pembuatannya bisa dibilang cukup mudah, apabila anda kurang menyukai pisang, anda dapat menggantikannya dengan buah lain seperti melon, anggur dan stroberi

  • Es krim sundae
    pasti anda sudah pernah merasakan es krim sundae dong, dan bisa dilihat kalau membuat es krim ini sangatlah mudah. Anda cukup menyajikan es krim ini dengan tambahan saos cokelat atau sirup buah yang kental beserta potongan buah kecil-kecil.(lde)
          Sumber:
          http://www.mantenhouse.com/article/591-sajian-masakan-yang-mudah-dibuat-oleh-pemula.html

Cara Mudah Membuat Ice Cream Lezat

     Jenis makanan yang satu merupakan makanan yang biasanya disukai oleh mereka yang masih kecil. Jajanan atau makanan tersebut adalah ice cream, sebuah es yang memiliki tekstur lembut serta memiliki rasa khas sesuai selera Anda. Dan rasa dari sebuah ice cream yang cukup populer serta banyak sekali peminatnya adalah ice cream dengan rasa coklat. Banyak anak kecil serta remaja yang menyukai ice cream dengan rasa tersebut, dan ada pula rasa lainnya yang biasanya berupa rasa buah-buahan. Bagi Anda para orang tua yang takut jika buah hati Anda terlalu sering mengkonsumsi ice cream sebaiknya Anda belajar cara membuat ice cream sendiri sehingga bisa lebih aman untuk dikonsumsi. Berikut ada beberapa langkah mudah membuat ice cream untuk buah hati serta keluarga Anda tercinta.

Bahan membuat ice cream

300 ml susu cair full cream

1/2 sdt esens vanili
30 gram coklat bubuk
6 kuning telur
175 gram gula pasir
600 ml cream kental
250 gram dark cooking chocolate, cincang kasar 


cara membuat ice cream

Langkah membuat ice cream 
  1. Cara membuat ice cream sebenarnya cukup mudah sekali, yang pertama adalah masak susu cair serta esense vanili didalam panci dengan api kecil. Ambillah kurang lebih 50 ml susu untuk di campur dengan coklat bubuk, aduk hingga coklat bubuknya larut, selanjutnya tuang ke didalam panci susu. Masak sembari diaduk sampai mendidih perlahan, angkat. 
  2. Kocok kuning telur bersamaan dengan gula pasir menggunakan mikser kecepatan sedang selama 3 menit hingga mengental serta berwarna pucat. 
  3. Tuangkan larutan susu coklat ke didalam kocokan kuning telur yang sudah mengental, aduk dengan spatula sampai rata. Masukkan kembali campuran ini kedalam panci bekas merebus susu, masak diatas api kecil selama kurang lebih 3-4 menit sampai adonan mengental ( jangan sempat mendidih ).
  4. Masak cream kental di panci dengan api kecil. Setelah muncul gelembung-gelembung kecil, masukkan dark cooking coklat cincang. Angkat pancinya selanjutnya aduk sampai semua coklat meleleh serta adonan tampak licin. 
  5. Masukkan adonan susu telur ke didalam adonan krim coklat, aduk rata. Diamkan sampai menjadi dingin. 
  6. Setelah tahap tersebut, segera masukkan adonan ke ice krim maker serta diaduk-aduk hingga 1 jam sebelum adonan tersebut menjadi es cream. 
  7. Untuk yang belum punyai ice cream maker, maka masukkan adonan didalam freezer kurang lebih hingga 3 jam, keluarkan selanjutnya kocok dengan mixer hingga lembut selama 5 menit. Ulangilah langkah tersebut hingga 3-4 kali sampai didapatkan adonan yang lembut
Demikianlah beberapa langkah cara membuat ice cream secara mudah yang tentunya bisa Anda coba dirumah bersama keluarga Anda. Variasi rasa dan juga tampilan bisa Anda kembangkan sendiri sesuai dengan keinginan Anda atau keluarga Anda. Semoga langkah-langkah diatas bisa sangat bermanfaat bagi Anda dirumah. Semoga sukses membuat ice cream lembut dan nikmat.


Sumber:
http://caramembuat123.blogspot.com/2013/08/cara-membuat-ice-cream.html

Bakso Ayam Praktis Rumahan

 

 

 BAHAN

  • Daging ayam fillet 500gr
  • Tepung tapioka 4sdm
  • Air dingin 75ml
  • Bawang putih 3btr
  • Merica bubuk 1,2sdt
  • Garam 1/2sdt

Bahan kuah:

  • Tulangan ayam 250gr
  • Air 1,5ltr
  • Bawang putih 4btr. Goreng lalu keprek.
  • Merica 1/2sdt
  • Garam secukupnya
  • Bawang goreng 1sdt
  • Daun bawang 1sdt
   
 Cara Membuat Bakso Ayam Praktis Rumahan
  • Masukkan semua bahan bakso ke blender atau food processor. Pastikan semua tercampur rata. Masukkan ke chiller 30 menit.
  • Didihkan air. Masukkan tulangan ayam. Tunggu sampai air menyusut menjadi 1ltr. Saring.
  • Masukkan bawang putih keprek, merica dan garam ke air kaldu yang telah disaring. Tunggu 5 menit. Masukkan bawang goreng dan daun bawang. Matikan api.
  • Ambil adonan bakso dari kulkas. Didihkan air di panci besar. Lalu matikan.
  • Cetak adonan bakso dengan 2 sendok hingga berbentuk bulat. Masukkan ke panci. Lakukan hingga adonan habis. Nyalakan apinya kecil saja. Tunggu hingga bakso mengapung.
  • Sajikan dengan kuah kaldu.

Cara membuat sambal bakso:

Rebus 10btr cabe rawit dan 3btr cabe keriting. Saring. Haluskan dengan 1btr kemiri dan sejumput garam. Beri 2sdm air kaldu. Aduk rata.

sumber:
http://www.masakanpraktisrumahan.com/2014/01/bakso-ayam-praktis-rumahan.html#more

Biasakan Berhemat


kartu kreditKita terkadang salah mengartikan bahwa gaya hidup hemat itu pelit. Padahal itu salah besar, karena gaya hidup hemat adalah menempatkan keuangan pada posisinya untuk tujuan masa depan yang lebih cerah. Bagaimana menerapkan gaya hidup hemat dalam kehidupan sehari-hari?
Rubah gaya hidup yang serba mewah. Seperti membeli pakaian, tas, sepatu yang bermerk (memang kualitas tidak bisa dipungkiri). Tapi apakah barang-barang tersebut dapat membawa kebahagiaan Anda ke depannya? Kalau dipakai terus-menerus tidak menutup kemungkinan barang tersebut rusak, lusuh, atau sebagainya.
Memasak sendiri. Mulai sekarang kurangi jajan-jajan di luar karena itu akan membengkakkan budget Anda. Kalau satu kali dua kali tidak masalah, nah kalau satu bulan jajan di luar em sudah berapa budgetnya?
Pintar dalam belanja. Artinya kita tahu memilih mana yang lebih dibutuhkan ketimbang yang diinginkan. Jangan hanya karena gengsi dengan teman atau tetangga kita harus kebablasan dalam berbelanja, itu hanya akan membuat hidup Anda semakin susah.
Berbagi dengan sesama. Sisihkanlah sebagian pendapatanmu untuk orang lain, karena itu tidak akan mengurangi rizki mu tetapi akan menambah rizki mu.
Jangan gunakan kartu kredit. Faktanya, Anda akan tergoda untuk menggunakan kartu kredit untuk memenuhi segala keinginan Anda.  Menggunakan kartu kredit berlebihan merupakan pemicu utama seseorang terlilit hutang. Dengan terus menggunakan kartu kredit berarti Anda buat kebahagiaan di masa datang semakin menjauh (banyak hutang tidak bisa menabung).

sumber:
http://www.satyatango.com/2013/06/biasakan-gaya-hidup-hemat/

Daur Ulang Sampah



Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi. Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari prosessor komputer, timah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.
Proses daur ulang alumunium dapat menghemat energi dan mengurangi polusi udara jika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.
a. Tujuan  pemanfaatan ulang dan daur ulang  limbah 
Daur ulang dan pemanfaatan ulang  mempunyai beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut:
1)      mengurangi jumlah limbah untuk mengurangi pencemaran,
2)       mengurangi penggunaan bahan baku yang baru,
3)       mengurangi penggunaan energy atau sumber daya alam,
4)       mengurangi polusi,
5)       mengurangi kerusakan lahan,
6)       dan menguangi emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
7)      mendapatkan penghasilan karena dapat dijual kembali
b.      Langkah pemanfaatan ulang
  1. Pemilahan
  2. Pengumpulan
  3. Pemilahan
  4. Pendistribusian

c.      Langkah daur ulang  limbah 
  1. Pemilahan
  2. Pengumpulan
  3. Pemrosesan
  4. Pendistribusian
  5. Pembuatan produk dan penjualan.
d.       Limbah yang dapat di daur ulang dan dimanfaatkan ulang
Jenis-jenis limbah yang dapat dimanfaatkan memlalui proses daur ulang antara lain sebagai berikut:
1)          Limbah Bahan bangunan
2)           Limbah  Baterai
3)          Limbah  Barang Elektronik
4)          Limbah  Logam
5)          Limbah  Kaca
6)          Limbah  Kertas
7)          Limbah Daun Kering
8)          Limbah  Plastik
9)          Aluminium
e.      Limbah yang langsung dapat dimanfaatkan ulang
Sebagian limbah dapat dimanfaatkan kembali secara langsung tanpa melalui proses daur ulang. Limbah ynag dapat dimanfaatkan langsung adalah sebagai berikut:
1)      Ampas tahu.
Ampas tahu dapat digunakan sebagai pakan ternak.Ampas tahu mengandung gizi yang tinggi yang diperlukan untuk petumbuhan dan perkembangan ternak.
2)      Eceng gondok,
Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu banyak.Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan, seperti tas. (Tim Penulis PS, 2009 : 34)
Sumber:
http://pengelolaanlimbah.wordpress.com/category/d-daur-ulang-dan-pemanfaatan-ulang-limbah/